Nama saya
Ginanjar Adhi Pamungkas lahir di Banyuwangi, 23 September 1992. Saya anak ke 3
dari 3 bersaudara. Ayah saya seorang polri dan ibu saya sebagai ibu rumah
tangga yang selalu menyayangi saya sejak kecil. Meskipun saya anak bungsu ,
bukan berarti saya dimanjakan oleh kedua orang tua saya.
Pada umur 5
tahun, saya sudah masuk ke TK Al Irsyad Lateng – Banyuwangi. Disana saya
diajarkan bagaimana cara menulis dan membaca serta bertingkah laku baik
terhadap semua orang. Disana pun saya juga belajar cara mengasah bakat yang
saya miliki, yaitu menggambar. Saya pernah menjuarai lomba menggambar antar TK
tingkat kabupaten. Serta lomba lari ambil bendera, namun hanya mendapatkan
peringkat ke 2.
Saat
memasuki umur 6 tahun dan lulus dari TK, saya masuk di Sekolah Dasar, tepatnya
SD Negeri 1 Lateng. Pada saat pendaftaran siswa saya memberanikan diri untuk
daftar sendiri tanpa ditemani orang tua. Ayah saya hanya mengantarkan saya dan
tidak ikut membantu dalam proses pendaftaran. Menurutnya agar saya lebih mandiri
nantinya. Sejak saat ittu saya sudah mulai belajar mandiri disetiap pekerjaan
yang saya lakukan. Saat di SD, saya diajarkan cara berhitung, dan berbagai
pengetahuan umum yang perlu diketahui oleh anak seumuran saya. Pengetahuan
sosial pun tak luput diajarkan serta Pendidikan kewarganegaraan juga ikut
meramaikan pelajaran saya. Namun entah mengapa pelajaran tersebut sering
berganti dengan judul yang berbeda. Disana pun saya mulai belajar bergaul
dengan banyak orang. Saat – saat itu saya suka sekali bermain, hampir seharian
bila sedang asik bermain. Tiap minggu pun saya rutin berenang di Hotel Berlian
Abadi bersama teman – teman sekelas meski jarak dari rumah saya lumayan jauh.
Setelah
menempuh 6 tahun belajar di SD, saya melanjutkannya di jenjang SMP. Dimana saat
itu saya dihadapkan dengan dua sekolah yang berbeda. Pertama saya disarankan
untuk masuk di SMP N 1 Giri karena letaknya dekat dengan kantor ayah saya
bekerja, namun saya pribadi ingin masuk di SMP N 1 Banyuwangi. Namun beberapa
saat kemudian ada berita bahwa tempat ayah saya bekerja dipindah, ini membuad
saya senang karena saya bisa masuk di SMP N 1 Banyuwangi yang saya inginkan.
Saya memasuki jenjang SMP pada tahun 2004. Dan masa – masa SMP adalah yang
terburuk dan terbaik bagi saya. Karena saya mulai mengenal komputer dan
internet secara mendalam. Saya sempat kecanduan game online yang hampir membuat
saya tidak naik kelas. Namun, sisi baiknya saya juga dapat menghasilkan uang
dari bermain game tersebut yang bisa saya gunakan untuk membeli keperluan
tambahan tanpa selalu merepotkan kedua orang tua saya.
Memasuki tahun
2007 dan saya sudah berumur 15 tahun, saya melanjutkan pendidikan di RSMANBI 1
Giri. Disana saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Dimulai dari
mengenal teman yang asalnya dari kota lain sampai berbeda pulau hingga
mempunyai teman dekat yang biasa disebut pacar. Di sana saya mulai fokus lagi
dengan sekolah setelah di SMP saya habiskan dengan sering bermain game. Ini
ditunjukkan dengan saya bisa masuk di kelas unggulan dan sempat mengikuti lomba
OSN namun hanya sampai tingkat kabupaten.
Setelah
menempuh wajib belajar 12 tahun banyuwangi, saya ingin meneruskan di perguruan
tinggi di kota lain dengan alasan pendidikan di kota lain lebih baik dan
terakreditasi. Dengan menempuh beberapa tes yang saya lakukan, pilihan terahir
saya jatuh pada UM jurusan elektronika. Saya resmi masuk di Universitas Negeri
Malang pada tahun 2010 di Fakultas Teknik Jurusan Pendidikan Teknik Elektro.
Ini saya tempuh hingga sekarang di semester 3. Nantinya saya berharap saya bisa
menjadi lulusan dengan nilai cumlaude dan menjadi pengajar yang bisa
berkompetensi.
No comments:
Post a Comment