Wednesday, December 14, 2011

Mahasuci Allah menciptakan Wanita...

Ketika Tuhan menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,

“Mengapa begitu lama menciptakan wanita, Tuhan?”
Tuhan menjawab,
“Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?” Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan dua tangan“.

Malaikat menjawab dan takjub,
“Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!
Tuhan menjawab,
“Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari“.

Malaikat mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,
“Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?”
Tuhan menjawab,
“Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata.”
“Untuk apa?“, tanya malaikat.

Tuhan melanjutkan,
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan, serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona laki-laki, ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita. Dia dapat mengatasi beban lebih dari laki-laki, dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri, dia mampu tersenyum saat hatinya menjerit, mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainya, dia mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang, dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran. Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.”

“Cintanya tanpa syarat. Hanya ada satu yang kurang dari wanita, Dia sering lupa betapa berharganya dia ..”

sumber http://gendonentong.blogspot.com/2011/12/wanita-adalah-makhluk-yang-sempurna.html#ixzz1gVXfa19K

Friday, November 11, 2011

Tentang Wanita

Jika kau menciumnya, kau bukan gentleman
Jika kau tidak menciumnya, kau bukan lelaki
Jika kau memujinya, ia akan mengira kau ngegombal
Jika kau tidak memujinya, kau adalah lelaki tak berguna
Jika kau setuju semua keinginannya, dia akan ngelonjak
Jika kau tidak setuju, kau tidak pengertian
Jika kau bercinta dengannya, kau dicurigai “sudah ahli”
Jika kau tidak bercinta dengannya, kau bukan lelaki
Jika kau kunjungi dia sering-sering, dia pikir kau membosankan
Jika tidak kau kunjungi sering-sering, dia menuduhmu main sama orang lain
Jika kau berpakaian rapi, dia bilang kau menarik perhatian wanita lain
Jika kau tidak berpakaian rapi, dia bilang kau berantakan
Jika kau cemburu, dia bilang kau jahat
Jika kau tidak cemburu, dia bilang kau tidak cinta padanya
Jika kau ingin bercinta, dia kata kau tidak menghormatinya
Jika kau tidak ingin bercinta, dia pikir kau tidak suka padanya
Jika kau telat satu menit, dia akan marah-marah
Jika dia telat satu jam, dia bilang itu memang seharusnya seorang wanita
Jika kau mengunjungi wanita lain, dia akan menuduh kau punya wanita lain
Jika dia dikunjungi lelaki lain, “Oh! Sudah biasa, kami wanita!”
Jika kau menciumnya sebentar, dia tuduh kau orangnya dingin
Jika kau menciumnya lama, dia teriak bahwa kau kurang ajar
Jika kau gagal membantu dia menyeberang jalan, kau kurang etika
Jika kau berhasil membantunya menyeberang jalan, dia anggap itu taktik lelaki
Jika kau menatap wanita lain, dia tuduh kau buaya
Jika dia ditatap lelaki lain, dia berkata bahwa mereka mengaguminya
Jika kau membiayai hidupnya, dia pikir kau meremehkannya
Jika kau tidak membiayai hidupnya, dia pikir kau peli
Jika kau bercinta dengan wanita lain, dia minta putus
Jika dia bercinta dengan lelaki lain, “Bukan salahku! Dia yang memaksa!
Jika kau berhasrat bercinta dengannya, dia anggap hanya itu yang kau inginkan
Jika kau tidak berhasrat bercinta dengannya, dia anggap kau jual mahal
Jika kau bicara, dia ingin kau sendiri mendengar yang kau bicarakan
Jika kau mendengar, dia ingin kau yang bicara
Jika saat bercinta dia diam saja,dia minta dicumbu
Jika saat bercinta kau diam saja, dia juga diam saja
Jika dia menangis, kau salah telah membuatnya menangis
Jika kau menangis, dia pergi darimu karena kau bukan lelaki sejati

Wednesday, November 9, 2011

Doa Yang Diijabah..

- DI BALIK DOA DOA YANG TIDAK DI KABULKAN ALLAH-
o0o----------------------------- o0o ---------------------------o0o

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ada seseorang yang rajin berdoa, minta sesuatu sama Allah. Orangnya sholeh. Ibadahnya baik. Tapi doa tak kunjung terkabul. Sebulan menunggu masih belum terkabul juga. Tetap dia berdoa. Tiga bulan juga belum. Tetap dia berdoa. Hingga hampir satu tahun doa yang ia panjatkan, belum terkabul juga. Dia melihat teman kantornya. Orangnya biasa saja. Tak istimewa. Sholat masih bolong-bolong.

Kelakuannya juga sering nggak beres, sering tipu-tipu, bohong sana-sini. Tapi anehnya, apa yang dia doain, semuanya dipenuhi. Orang sholeh ini pun heran. Akhirnya, dia pun dateng ke seorang ustadz. Ceritalah dia permasalahan yang sedang dihadapi. Tentang doanya yang sulit terkabul padahal dia taat, sedangkan temannya yang bandel, malah dapat apa yang dia inginkan.

Tersenyumlah ustadz ini. Bertanyalah si ustadz ke orang ini. Kalau Anda lagi duduk di warung, kemudian datang pengamen, tampilannya urakan, maen musiknya gak bener, suaranya fals, bagaimana? Orang sholeh tadi menjawab, segera saya kasih pak ustadz, gak nahan ngeliat dan ndengerin dia lama-lama di situ, sambil nyanyi pula.

Kalau pengamennya yang dateng rapi, main musiknya enak, suaranya empuk, bawain lagu yang kamu suka, bagaimana? Wah, kalo gitu, saya dengerin ustadz. Saya biarin dia nyanyi sampai habis. Lama pun nggak masalah. Kalau perlu saya suruh nyanyi lagi. Nyanyi sampai sealbum pun saya rela. Kalau pengamen tadi saya kasih 500, yang ini 10.000 juga berani, ustadz.

Pak ustadz pun tersenyum. begitulah nak. Allah ketika melihat engkau, yang sholeh, datang menghadap-Nya, Allah betah ndengerin doamu. Melihat kamu. Dan Allah pengen sering ketemu kamu dalam waktu yang lama. Buat Allah, ngasih apa yang kamu mau itu gampang betul. Tapi Dia pengen nahan kamu biar khusyuk, biar deket sama Dia. Coba bayangin, kalo doamu cepet dikabulin, apa kamu bakal sedeket ini? Dan di penghujung nanti, apa yang kamu dapatkan kemungkinan besar jauh lebih besar dari apa yang kamu minta.

Beda sama temenmu itu. Allah gak mau kayaknya, dia deket-deket sama Allah. Udah dibiarin biar bergelimang dosa aja dia ini. Makanya Allah buru-buru kasih aja. Udah. Jatahnya ya segitu doang. Gak nambah lagi.

Dan yakinlah, kata pak ustadz, kalaupun apa yang kamu minta ternyata gak Allah kasih sampai akhir hidupmu, masih ada akhirat, nak. Sebaik-baik pembalasan adalah jatah surga buat kita. Nggak bakal ngerasa kurang kita di situ.
Tersadarlah orang tadi. Ia pun beristighfar, sudah berprasangka buruk kepada Allah. Padahal Allah betul-betul amat menyayanginya.

ambil Hikmah dari cerita ini , Semoga Bermanfaat

Salam Ukhuwah Fillah

By - BR

Monday, November 7, 2011

Suck Seed

 " Ped suka Ern lebih dulu.... "

The last sentence of Ped for him..

Thursday, November 3, 2011

Just have fun!

Hanya sedikit dari ulah anak muda pada jamannya...
Membuat suatu kenangan yang mungkin akan terus menempel sampai akhir hayatnya..
Semua yang dilakukan hanya untuk menambah keeratan persaudaraan...

Maju terus PTE Off A.









Wednesday, November 2, 2011

Tuesday, November 1, 2011

i hope like that

Malam menyibakkan gelapnya
Bintang bintang mulai meredup
Sang bulanpun seakan sembunyi
Sepertinya tak menghiraukanku

          
    Hari demi hari ......
    Kulalui dengan pasrah
    Semuanya yang terjadi padaku
    Terasa semakin menyakitkan


Tak ada sekalipun
Kebahagiaan datang padaku
Selalu saja kesedihan ini
Terus mengusikku


    Oh  Tuhan ......
    Akankah ini terus berlalu
    Kuingin ini berhenti
    Kuingin selalu bahagia
    Di sisinya .......

Monday, October 31, 2011

Otobiografi


Nama saya Ginanjar Adhi Pamungkas lahir di Banyuwangi, 23 September 1992. Saya anak ke 3 dari 3 bersaudara. Ayah saya seorang polri dan ibu saya sebagai ibu rumah tangga yang selalu menyayangi saya sejak kecil. Meskipun saya anak bungsu , bukan berarti saya dimanjakan oleh kedua orang tua saya.
Pada umur 5 tahun, saya sudah masuk ke TK Al Irsyad Lateng – Banyuwangi. Disana saya diajarkan bagaimana cara menulis dan membaca serta bertingkah laku baik terhadap semua orang. Disana pun saya juga belajar cara mengasah bakat yang saya miliki, yaitu menggambar. Saya pernah menjuarai lomba menggambar antar TK tingkat kabupaten. Serta lomba lari ambil bendera, namun hanya mendapatkan peringkat ke 2.
Saat memasuki umur 6 tahun dan lulus dari TK, saya masuk di Sekolah Dasar, tepatnya SD Negeri 1 Lateng. Pada saat pendaftaran siswa saya memberanikan diri untuk daftar sendiri tanpa ditemani orang tua. Ayah saya hanya mengantarkan saya dan tidak ikut membantu dalam proses pendaftaran. Menurutnya agar saya lebih mandiri nantinya. Sejak saat ittu saya sudah mulai belajar mandiri disetiap pekerjaan yang saya lakukan. Saat di SD, saya diajarkan cara berhitung, dan berbagai pengetahuan umum yang perlu diketahui oleh anak seumuran saya. Pengetahuan sosial pun tak luput diajarkan serta Pendidikan kewarganegaraan juga ikut meramaikan pelajaran saya. Namun entah mengapa pelajaran tersebut sering berganti dengan judul yang berbeda. Disana pun saya mulai belajar bergaul dengan banyak orang. Saat – saat itu saya suka sekali bermain, hampir seharian bila sedang asik bermain. Tiap minggu pun saya rutin berenang di Hotel Berlian Abadi bersama teman – teman sekelas meski jarak dari rumah saya lumayan jauh.
Setelah menempuh 6 tahun belajar di SD, saya melanjutkannya di jenjang SMP. Dimana saat itu saya dihadapkan dengan dua sekolah yang berbeda. Pertama saya disarankan untuk masuk di SMP N 1 Giri karena letaknya dekat dengan kantor ayah saya bekerja, namun saya pribadi ingin masuk di SMP N 1 Banyuwangi. Namun beberapa saat kemudian ada berita bahwa tempat ayah saya bekerja dipindah, ini membuad saya senang karena saya bisa masuk di SMP N 1 Banyuwangi yang saya inginkan. Saya memasuki jenjang SMP pada tahun 2004. Dan masa – masa SMP adalah yang terburuk dan terbaik bagi saya. Karena saya mulai mengenal komputer dan internet secara mendalam. Saya sempat kecanduan game online yang hampir membuat saya tidak naik kelas. Namun, sisi baiknya saya juga dapat menghasilkan uang dari bermain game tersebut yang bisa saya gunakan untuk membeli keperluan tambahan tanpa selalu merepotkan kedua orang tua saya.
Memasuki tahun 2007 dan saya sudah berumur 15 tahun, saya melanjutkan pendidikan di RSMANBI 1 Giri. Disana saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Dimulai dari mengenal teman yang asalnya dari kota lain sampai berbeda pulau hingga mempunyai teman dekat yang biasa disebut pacar. Di sana saya mulai fokus lagi dengan sekolah setelah di SMP saya habiskan dengan sering bermain game. Ini ditunjukkan dengan saya bisa masuk di kelas unggulan dan sempat mengikuti lomba OSN namun hanya sampai tingkat kabupaten.
Setelah menempuh wajib belajar 12 tahun banyuwangi, saya ingin meneruskan di perguruan tinggi di kota lain dengan alasan pendidikan di kota lain lebih baik dan terakreditasi. Dengan menempuh beberapa tes yang saya lakukan, pilihan terahir saya jatuh pada UM jurusan elektronika. Saya resmi masuk di Universitas Negeri Malang pada tahun 2010 di Fakultas Teknik Jurusan Pendidikan Teknik Elektro. Ini saya tempuh hingga sekarang di semester 3. Nantinya saya berharap saya bisa menjadi lulusan dengan nilai cumlaude dan menjadi pengajar yang bisa berkompetensi.

Just simple word..

# No happy love without existence of tear
# In me anxiety, you make calm me
# In sorrow of me, you amuse myself
# In me easiness, you laugh with me
# Nowadays I know like what that heaven
# Place which full of people
# Like you .............................
########### You are my SOULMATE #############

Lantunan hatiku...


 

ﺃ ﻠﻟﻬﻢ ﯿﺎ ﻗﺎ ﻀﻲ ﺍ ﺣﺎ ﺠﺎ ﺖ

ﺃ ﻠﻟﻬﻢ ﯿﺎ ﻛﺎ ﻓﻲ ﺍ ﻟﻤﻬﻤﺎ ﺖ

ﺃ ﻠﻟﻬﻢ ﯿﺎ ﺮﺍ ﻔﻊ ﺍﻟﺪ ﺭ ﺠﺎ ﺖ

ﺃ ﻠﻟﻬﻢ ﯿﺎ ﺪﺍ ﻔﻊ ﺍ ﻟﺒﻟﻴﺎ ﺖ

ﺃ ﻠﻟﻬﻢ ﯿﺎ ﻔﺤﻞ ﺍ ﻟﻤﺸﻛﻻ

ﺃ ﻠﻟﻬﻢ ﯿﺎ ﻤﺠﻴﺐ ﺍ ﻟﺩ ﻋ ﻮ ﺍ ﺖ

ﺃ ﻠﻟﻬﻢ ﯿﺎ ﺸﺎ ﻓﻲ ﺍ ﻻ ﻤﺮ ﺍ ﺾ

ﺃ ﻠﻟﻬﻢ ﯿﺎ ﺍ ﺮ ﺣﻢ ﺍ ﻠﺮ ﺍ ﺣﻤﻴﻦ

ﺃ ﻠﻟﻬﻢ ﺍ ﻓﺗﺢ ﻠﻲ ﻓﺗﻮ ﺡ ﺍ ﻠﻌﺎ ﺮ ﻓﻴﻥ

ﺻﺎﻲ ﺍ ﻠﻠﻪ ﻋﺎﻲ ﻤﺣﻤﺪ

Letter from my sweet..


Ting. . tung. . ting. . tung. . !!!! bunyi alarmku terdengar keras sekali. Uhui. . selamat pagie semuanya, akhirnya tiba saatnya aku back to scool. . kangen pengen ketemu teman-teman nie. Lalu aku bergegas bangun, mandi, ganti baju, sarapan, and I’m ready. .!!!!!!!
Setibanya di sekolah aku langsung menuju ke papan pengumuman. Ternyata aku masuk di kelas XI Ipa 2. Setelah ku baca dengan detail, tertuliskan nama-nama yang tidak asing ku dengar. Ifa , Tyas, Marshel, Ahmi, Dwi, Vio and Ayu. Yach, mereka adalah teman-teman ku di saat aku kelas X.2. tidak lupa juga Anzil, dia adalah teman SDku saat aku berada di wongsorejo.Kami semua memasuki kelas baru, rasanya asing banget. Hanya sedikit diantaranya yang aku kenal.
Setelah beberapa hari bersekolah, kira-kira satu minggu, hanya iti-itu saja. Boring deh rasanya. Setelah proses KBM berjalan seperti biasanya, ada seorang cowok yang ku anggap beda dari yang lain. Saat aku memandang matanya, ada sepercik kilau yang baru kali ini aku temukan. Senyumnya dapat membuat hatiku luluh tak bersisa. Tutur katanya membuat siapa saja yang mendengar merasa nyaman berada disampingnya. Begitu banyak getaran-getaran yang ku rasakan saat bertemu dengannya. Oh my god. . ! ! aku ingin sekali mengenalnya. Bertegur sapa dengannya, bercanda gurau. Inikah yang dinamakan cinta. Hahaha. . . aku tidak tahu apa yang kini aku rasakan.
Hari demi hari ku lewati dengan kelas baruku ini. Aku kini telah mengerti siapa namanya. Adhi yach sebuah nama yang mungkin akan selamanya ku ingat. Aku mengetahui bagaimana  karakternya dari seorang teman yang pernah menjadi teman sekelasnya yaitu Anzil. Aku menceritakan isi hatiku padanya, bahwa aku menyukai Adhi temannya itu. Anzil berkata padaku bahwa aku harus berhati-hati dengan cowok yang bernama adhi itu. Dia adalah cowok yang hobinya dekat dengan semua cewek. And dia dikenal sebagai buaya darat. Aku hanya mengiyakan kata-kata temanku itu. Jujur, aku pengen banget kenal lebih jauh tentang dia.

Pada suatu ketika, aku gak ngerti tepatnya kapan. Si cowok itu minta no.ponselku. Ya ampun betapa senangnya hatiku, aku langsung memberikan no.ponselku itu. Hehe. . . dia tersenyum padaku.
Semakin lama aku semakin rindu padanya, dimana saja aku selalu ingat padanya. Di sekolah pun aku selalu mencuri-curi waktu untuk sekedar melihatnya. Pernah pada saat pelajaran B. Inggris, aku sengaja tidak mendengarkan guru yang mengajar karena saat itu aku sedang asyik melihat ke arahnya. Dan pada saat itu juga dia melihat ke arahku, tak lupa juga dia melempar senyumnya. Aku pun membalas senyum itu. Betapa senangnya hatiku saat dia tersenyum padaku. Setelah itu pelajaran berlangsung seperti biasanya. Oleh guru B. Inggris ku adhi disuruh ke depan kelas untuk melafalkan alphabet dalam B. Inggris dengan menggunakan nada yang seperti diajarkan di sekolah dasar dulu. Hehehe. . lucu sekali. Dia juga di temani oleh seorang teman perempuan bernama Ayu. Teet. . teeet. . . ! ! ! Bunyi bel pertanda pulang telah terdengar. Semua siswa berhamburan ingin cepat-cepat sampai di rumah, begitu juga dengan aku. Aku bergegas dengan cepat, karena perut ku sangat lapar.
Di rumah aku pun melaksanakan aktivitas selayaknya. Malam hari aku mendapatkan sebuah Short Message Service (SMS) dari nomer yang tidak ku kenal. Aku membalas SMS itu dan menanyakan siapa yang ada disana. Dan ternyata nomer itu membalas bahwa dia adalah seseorang yang tadi telah dipermalukan di depan kelas saat pelajaran B. Inggris. Aku sempat berfikir siapa gerangan yang ada di seberang sana. Apakah itu adhi, yach benar aku yakin bahwa yang SMS adalah adhi. Setelah aku bertanya padanya ternyata benar dia adalah adhi. Senang sekali hatiku mendapatkan SMS dari dia. Tidak terasa malam semakin larut, lalu aku pun pergi tidur. Hari ini aku senang sekali, semoga besok lebih menyenangkan lagi. Nice dream……^_^
Di sekolah aku bertemu dengannya, ya iyalah secara satu kelas gitu. Hehehe.. seperti biasa, dia melihat ke arahku dengan senyumnya yang begitu menawan. Aku juga memberikan senyuman termanisku. Saat istirahat, aku dan temanku pergi ke perpustakaan untuk melihat daftar buku yang akan ku beli. Selesai mencatat daftar buku, aku langsung kembali ke kelas. Setibanya di kelas dia langsung bertanya padaku buku apa saja yang sudah datang dan akupun mencatatkan daftar buku  itu untuknya. . .

Waktu pulang pun telah tiba, tidak sengaja aku melihat adhi dan mila teman sekelasku. Mereka sangat akrab sekali, sampai-sampai helm milik mila pun dibawakan oleh adhi. Aku berfikir bahwa mereka berdua adalah sepasang kekasih,  karena begitu akrabnya. Terbesit sedikit rasa cemburu di dalam hatiku. Tapi aku tidak begitu saja menyerah. Keesokan harinya aku bertanya pada anzil, apakan benar adhi dan mila adalah sepasang kekasih. Tapi anzil berkata bahwa mereka bukanlah sepasang kekasih. Hanya saja sebatas sahabat, karena saat kelas X dulu adhi dan mila pernah satu kelas dan mereka memang sangat akrab. Hupf. . .!!! Lega hati ini ketika mendengar kata-kata anzil tadi.
Semakin hari dia semakin dekat denganku. Lagi apa? Sudah makan? Sudah mandi? Sudah sholat?. . . . . Itu semua isi SMSnya padaku, perhatian sekali. Pernah suatu ketika saat aku ber-SMSan dengannya, dia meminta izin padaku untuk menelfon ku malam-malam. Aku sangat senang sekali dan aku memperbolehkan dia untuk menelfonku. Dia juga tidak segan-segan untuk mengantarkan aku pulang. Setelah beberapa hari, pernah dia mengalami suatu musibah. Sepulang dari sholat jum’at, dia menabrak seorang anak kecil yang bermain sepeda. Saat ku tanya mengapa sampai bisa seperti itu, dia menjawab bahwa saat mengendarai sepeda itu dia teringat aku. Ya ampun, memangnya sampai segitunya ya. Aku tidak tahu, kata-kata yang di ucapkannya itu tulus dari lubuk hatinya atau hanya bualannya semata. Tidak hanya itu, saat guru TIku memberikan tugas untuk membuat G-mail. Waktu itu I’m very confused, aku tidak tahu siapa yang mau membantuku. Karena aku tidak begitu bisa pelajaran TI. Aku teringat akan dia, tanpa basa-basi aku langsung saja minta bantuan adhi. Eh ternyata dia mau membantuku. . . Aku sangat senang sekali.
Tepatnya tanggal 01 Agustus 2008, aku mengerjakan tugas TIku dengan adhi di warnet (coconet). Aku di jemput olehnya sepulang jum’atan. Saat berada disana kami mengerjakan tugas sambil bercanda gurau. Setelah selesai mengerjakan kami langsung melihat video. Aku tidak tahu bahwa video yang di putar adalah video horror. Saat aku melihat layar computer, aku sangat terkejut sekali karena disana ada pocong yang loncat-loncat. Refleks aku langsung memeluk dia, aku sangat takut sekali. Keringat dingin bercucuran dari ujung kepala hingga ujung kaki. Dia membalas pelukanku, dan aku baru ingat bahwa aku ada di pelukannya. Aku langsung melepas pelukanku dengan salah tingkah. Ya ampun malu banget rasanya. Tapi aku merasa damai sekali saat aku ada di pelukannya. Andai saja dia adalah kekasihku, mungkin aku akan tenang jika ada di pelukannya. Dia menoleh ke arahku yang sedari tadi menunduk karena malu. Dan dia bertanya padaku apakah aku sangat takut, aku pun menganggukkan kepalaku. Dia tersenyum padaku dan aku membalas senyumnya. Setelah itu dia menatap mataku sangat dalam, aku tidak mengerti. Lama dia menatapku, lalu dia membuka mulutnya. Dia berkata padaku bahwa dia ingin membicarakan sesuatu hal yang serius kepadaku. Aku pun mengangguk tanpa sedikit pun berpaling dari tatapannya. Hatiku sangat berdebar-debar menunggu dia berbicara. Aku sayang kamu dan maukah kamu jadi kekasihku. . itu kata-kata yang dia ucapkan padaku. Aku terkejut dan spontan menganggukkan kepalaku. Ternyata tidak sia-sia aku menyukai dan sayang padanya. Karena dia juga menyayangiku. Aku akan selalu mengingat moment special ini.
Tidak terasa aku telah menjalani hubunganku ini selama satu tahun. Meskipun banyak  cobaan dan rintangan yang selalu kami dapatkan. Tapi aku mencoba untuk sabar dan tegar. Karena dalam sebuah hubungan pasti akan selalu ada pahit dan manisnya. Dia adalah cinta sejatiku meskipun dia bukan pacar pertamaku. Aku menyayanginya, seperti aku menyayangi diriku sendiri. Bila kini dia tidak menyayangiku seperti dulu dan telah menemukan yang baru, aku rela. Aku rela sekali asalkan dia (orang yang ku sayangi) bahagia meskipun tidak denganku dan sedikit membuatku sakit.        

Sunday, October 30, 2011

The Last [Scarce] Butterfly

Mungkin kita tak sadar bahwa kita sudah jarang melihat kupu - kupu berterbangan di lingkungan kita...
Adakah yang merasa begitu? saya yakin tidak..
Sejak munculnya wabah ulat bulu yang sempat menyerang banyak desa, pembasmian ulat gencar dilakukan.
Inilah kesalahan yang sangat fatal, bagaimana tidak semua bibit dan ulat yang akan bermetamorfosis menjadi kupu - kupu yang cantik lenyap tak bersisa.
Padahal, faktanya.. Kepompong yang dihasilkan dari ulat bulu liar akan menghasilkan benang sutra yang amat bagus dan sangat mahal.
Kupu - kupu yang tadinya bisa terbang kesana kemari sekarang sudah jarang terlihat..
Pekarangan pun menjadi sepi oleh serangga cantik ini.
Sekarang siapa yang harus disalahkan?
Kita hanya bisa berharap kupu - kupu tidak kehilangan habitatnya dan bisa memenuhi pekarangan dan kebun kita.


http://www.petercallesen.com/files/gimgs/13_butterflies-trying-to-escape-their-shadow_v2.jpg
http://www.astralbutterflies.com/tag/butterfly-gardening

Saturday, October 29, 2011

just for my mama

Seorang Ibu terduduk di kursi rodanya suatu sore di tepi danau, ditemani Anaknya yang sudah mapan dan berkeluarga.



Si ibu bertanya " itu burung apa yg berdiri disana ??"

"Bangau mama" anaknya menjawab dengan sopan.

Tak lama kemudian si mama bertanya lagi..

"Itu yang warna putih burung apa?"

sdikit kesal anaknya menjawab " ya bangau mama?..."



Kemudian ibunya kembali bertanya

" Lantas itu burung apa ?" Ibunya menunjuk burung bangau tadi yg sedang terbang...



Dengan nada kesal si anak menjawab "ya bangau mama. kan sama saja!..emanknya mama gak liat dia terbang!"



Air menetes dari sudut mata si mama sambil berkata pelan.."Dulu 26
tahun yang lalu aku memangku mu dan menjawab pertanyaan yg sama untuk mu
sebanyak 10 kali,..sedang saat ini aku hanya bertanya 3 kali, tapi kau
membentak ku 2 kali.."



Si anak terdiam...dan memeluk mamanya.



Pernahkah kita memikirkan apa yg telah diajarkan oleh seorang mama
kepada kita? Sayangilah Mama/Ibu-mu dgn sungguh2 krn sorga berada di
telapak kaki Ibu.



Mohon ampunan jika kamu pernah menyakiti hati Ibumu.

Dan teruskan kepada Orang2 yg perlu membaca renungan ini.



*Pernah kita ngomelin Dia ? 'Pernah!':s



*pernah kita cuekin Dia ? 'Pernah!'>:/



*pernah kita mikir apa yg Dia pikirkan?



'nggak!':/



* sebenernya apa yg dia fikirkan ?



'Takut':(



- takut ga bisa liat kita senyum , nangis atau ketawa lagi.



- takut ga bisa ngajar kita lagi



Semua itu karena waktu Dia singkat..



Saat mama/papa menutup mata. Ga akan lg ada yg cerewet.:(



Saat kita nangis manggil2 dia , apa yg dia bales ?



'Dia cuma diam':(



Tapi bayangannya dia tetap di samping kita dan berkata : "anakku
jangan menangis, mama/papa masih di sini. Mama/papa masih sayang
kamu.":(